PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH DALAM KERANGKA
PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT
A. Pendahuluan
Kegiatan Pendidikan Luar Sekolah yang mencakup pendidika informal, non formal dan berfungsi menjadi mitra pendidikan formal merupakan perwujudan Pendidikan Sepanjang Hayat. Pendidikan informal yang diselenggarakan pada lingkup keluarga memainkan peran utama dalam memprakasai proses belajar sepanjang hayat yang berlangsung selam rentang waktu kehidupan seseorang. Selain pembelajaran diperoleh pula pembiasaan dan peneladanan, sebagai mitra pendidikan formal maksudnya Pendidikan Luar Sekolah dapat berfungsi sebagai substitusi, komplemen, dan suplemen serta dapat menjembatani ke dunia kerja. Pendidikan non formal yang diselenggarakan di masyarakat pada lembaga yang membantu peserta didik dimasyarakat sehingga selalu belajar tentang nilai, sikap, pengetahuan dan ketrampilan fungsional yang diperlukan untuk mengatualisasikan diri dan untuk mengembangkan masyarakat serta bangsa dengan selalu berorientasi pada kemajuan kehidupan masa depan.
Melihat cakupan yang sedemikian luas, Pendidikan Luar Sekolah tidak ditempatkan pada pilar pendidikan ketat, Pendidikan luar sekolah diletakan pada tatanan Pendidikan Sepanjang Hayat karena Pendidikan Sepanjang Hayat memberi arag agar PLS membantu peserta didik untuk mengembangkan diri melalui proses “pendewasaan” yang selalu berusaha menemukan kepuasan bagi diri individu di lingkuangan melalui aktualisasi diri, serta dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan untuk kebermaknaan diwaktu yang akan datang.
Berdasarkan uraian tersebut maka tujuan pembahasan ini adalah untuk menganalisis pengertian, fungsi atau peran prgram Pendidikan luar sekolah dan posisinya dalam Pendidikan Sepanjang Hayat, serta jenis dan satuan pendidikan non formal di Indonesia. (more…)
March 12th, 2010
fuad
Posted in
