PLS

PLS DALAM KERANGKA PSH

PENDIDIKAN LUAR SEKOLAH DALAM KERANGKA

PENDIDIKAN SEPANJANG HAYAT

A. Pendahuluan

Kegiatan Pendidikan Luar Sekolah yang mencakup pendidika informal, non formal  dan berfungsi menjadi mitra pendidikan formal merupakan perwujudan Pendidikan Sepanjang Hayat. Pendidikan informal yang diselenggarakan pada lingkup keluarga memainkan peran utama dalam memprakasai proses belajar sepanjang hayat yang berlangsung selam rentang waktu kehidupan seseorang.  Selain pembelajaran diperoleh pula pembiasaan dan peneladanan, sebagai mitra pendidikan formal maksudnya Pendidikan Luar Sekolah dapat berfungsi sebagai substitusi, komplemen, dan suplemen serta dapat menjembatani ke dunia kerja.  Pendidikan non formal yang diselenggarakan di masyarakat pada lembaga yang membantu peserta didik dimasyarakat sehingga selalu belajar tentang nilai, sikap, pengetahuan dan ketrampilan fungsional yang diperlukan untuk mengatualisasikan diri dan untuk mengembangkan masyarakat  serta bangsa dengan selalu berorientasi pada kemajuan kehidupan masa depan.

Melihat cakupan yang sedemikian luas, Pendidikan Luar Sekolah tidak ditempatkan pada pilar pendidikan ketat, Pendidikan luar sekolah diletakan pada tatanan Pendidikan Sepanjang Hayat karena Pendidikan Sepanjang Hayat memberi arag agar PLS membantu peserta didik untuk mengembangkan diri melalui proses “pendewasaan” yang selalu berusaha  menemukan kepuasan bagi diri individu di lingkuangan melalui aktualisasi diri, serta dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kehidupan untuk kebermaknaan diwaktu yang akan datang.

Berdasarkan uraian tersebut maka tujuan pembahasan ini adalah untuk menganalisis pengertian, fungsi atau peran prgram Pendidikan luar sekolah dan posisinya dalam Pendidikan Sepanjang Hayat, serta jenis dan satuan pendidikan non formal di Indonesia. (more…)

KAJIAN KONSEP DAN KEBUTUHAN LAPANGAN MODEL BAHAN AJAR PNF

Berbagai upaya telah ditempuh dalam penanganan buta huruf di Indonesia. Berbagai instansi telah digandeng untuk mengupayakan terbebasnya masyarakat dari buta huruf. Berbagai bentuk kegiatan dilakukan untuk menuntaskan permasalahan buta huruf di masyarakat. Melalui seminar-seminar, workshop, pelatihan-pelatihan dilakukan dalam rangka mengupayakan terbebasnya buta huruf di masyarakat kita.

Keberhasilan Program Keaksaraan fungsional ini banyak dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu diantaranya adalah  keberadaan bahan ajar. Bahan ajar diperlukan sebagai konten dalam pelaksanaan program keaksaraan fungsional.

Mengingat pentingnya bahan ajar dalam menjamin keberhasilan Program Keaksaraan fungsional ini, maka diperlukan pengembangan model bahan ajar yang akan menjadi standar pemenuhan bahan ajar keaksaraan fungsional.

Puskur Depdiknas dalam rangka  menyediakan bahan ajar  program KF bermaksud mengembangkan bahan ajar. Langkah praktis yang dilakukan antara lain melalui penelusuran permasalahan tentang bahan ajar KF ke daerah-daerah. Hal ini dimaksudkan untuk memeperoleh gambaran konkret tentang keberadaan dan permasalahan bahan ajar .

Selengkapnya

Education for All

Education for all has been much emphasized as we move towards the era of globalisation. It is an international commitment first launched in Jomtian, Thailand in 1990 an re affirmed in Dakar, Senegal in April 2000 in order to bring the benefits of education to  “every citizen in every society”  Link

STRENGTHENING THE NATION’S IDENTITY BY MULTICULTURAL EDUCATION

Abstract

Theoretical studies in this paper consist of several culture concept, multi-cultural concept and multi-cultural education concept. This study of those concepts is purposed to be one of references and approaches in socio – cultural practices in education.

The discussion provides the context of socio – cultural reciprocal relationship in education and socio – cultural implication Nonformal Education sectors. The discussion of socio-cultural reciprocal relationship will be directed to educational practices at Indonesia with cultural approach at local, national or global level. The discussion of socio-cultural implication in Informal Education sector will be directed to the concept of Informal Education sectors and its implications in macro and micro levels. (more…)