Kesehatan

PENCEGAHAN CACAR AIR

Untuk mencegah cacar air diberikan suatu vaksin. Kepada orang yang belum pernah mendapatkan vaksinasi cacar air dan memiliki resiko tinggi mengalami komplikasi (misalnya penderita gangguan sistem kekebalan), bisa diberikan immunoglobulin zoster atau immunoglobulin varicella-zoster. Vaksin varisela biasanya diberikan kepada anak yang berusia 12-18 bulan.

Imunisasi tersedia bagi anak-anak yang berusia lebih dari 12 bulan. Imunisasi ini dianjurkan bagi orang di atas usia 12 tahun yang tidak mempunyai kekebalan.Penyakit ini erat kaitannya dengan kekebalan tubuh.

Pengobatan

Varicella ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya serangan berulang saat individu tersebut mengalami panurunan daya tahan tubuh. Penyakit varicella dapat diberi penggobatan “Asiklovir” berupa tablet 800 mg per hari setiap 4 jam sekali (dosis orang dewasa, yaitu 12 tahun ke atas) selama 7-10 hari dan salep yang mengandung asiklovir 5% yang dioleskan tipis di permukaan yang terinfeksi 6 kali sehari selama 6 hari. Larutan “PK” sebanyak 1% yang dilarutkan dalam air mandi biasanya juga digunakan.

Setelah masa penyembuhan varicella, dapat dilanjutkan dengan perawatan bekas luka yang ditimbulkan dengan banyak mengkonsumsi air mineral untuk menetralisir ginjal setelah mengkonsumsi obat. Konsumsi vitamin C plasebo ataupun yang langsung dari buah-buahan segar seperti juice jambu biji, juice tomat dan anggur. Vitamin E untuk kelembaban kulit bisa didapat dari plasebo, minuman dari lidah buaya, ataupun rumput laut. Penggunaan lotion yang mengandung pelembab ekstra saat luka sudah benar- benar sembuh diperlukan untuk menghindari iritasi lebih lanjut.

Berikut link terkait:

Permasalahan cacar air

Gejala Cacar Air

Jangan sepelekan cacar air

Vaksin cacar

Cacar air menyebar pada pergantian musim

Cacar Air

Pelajaran yang sangat berharga bagi saya adalah ketika melihat anak pertama saya “Nida” Usia lima setengah tahun menderita penyakit cacar air. Sudah satu minggu ini dia harus diisolir karena khawatir menular pada adiknya “Fadhil” yang baru berusia satu setengah tahun. Melihat kondisi yang demikian sebagai orang tua merasa kasihan yang sangat dalam. Sedih bercampur bingung harus berbuat apa. Walaupun sudah kedokter namun tetap perasaan was-was dan tidak tenang tetap muncul dalam hati. Ini semua karena keterbatasan pengetahuan tentang penyakit tersebut. Melalui berbagai sumber saya coba untuk mencari tahu tentang perihal penyakit tersebut.

Dari berbagai sumber diperoleh informasi tentang penyakit cacar ini. Cacar air (varisela atau chickenpox) adalah penyakit akut yang disebabkan oleh virus varisela zoster. Penyakit cacar air (chiken pox) dengan gejala-gejala panas tinggi dan munculnya bintik-bintik seperti lepuhan kecil pada kulit.Penyakit ini hanya bisa muncul sekali seumur hidup jika kekebalannya terbentuk penuh. Penyakit ini bisa menghinggapi siapa saja, baik laki-laki atau perempuan, dewasa maupun kanak-kanak dan tidak mengenal musim. Perlu diwaspadai jika penyakit ini menyerang ibu yang sedang hamil.

Berikut beberapa referensi untuk mengetahui lebih mendalam tentang penyakit cacar ini. Cacar air. Apa dan bagaimana Cacar Air.