Konsep Manajemen Logistik

A.Logistik

Secara etimologi, logistik berasal dari bahasa Yunani kuno yang terdiri dari dua suku kata, yaitu “Logic” yang berarti rasional, masuk akal dan dapat dipertanggungjawabkan. Suku kata yang kedua adalah “Thios” yang berarti berpikir. Jika arti kedua suku kata itu dirangkai, memiliki makna berpikir rasional dan dapat dipertanggungjawabkan (Sutarman, 2005). Seiring berkembangnya jaman, arti logistik mengalami pergeseran.

Menurut Sondang P Siagian (2003:58) “Logistik adalah keseluruhan bahan, barang, alat dan sarana yang diperlukan dan dipergunakan oleh suatu organsasi dalam rangka pencapaian tujuan dan berbagai sasarannya”.

Pendapat di atas diperkuat dengan pendapat Lukas Dwiantara dan Rumsari H.S (2004:2) yang menyebutkan “Logistik adalah segala sesuatu atau benda yang berwujud dan dapat diperlakukan secara fisik (tangible), baik yang digunakan untuk menyelenggarakan kegiatan pokok maupun kegiatan penunjang (administrasi)”.

Sementara Yolanda M. Siagian (2005:3) melihat logistik dari segi dunia bisnis yakni “Logistik merupakan bagian dari proses rantai suplai yang berfungsi merencanakan, melaksanakan, mengontrol secara efektif, efisien proses pengadaan, pengelolaan, penyimpanan barang, pelayanan dan informasi mulai dari titik awal (point of origin) hingga titik konsumsi (point of consumption) dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen. Read the rest of this entry »

NOMOR INDUK PEGAWAI NEGERI

Sebagai seorang pegawai negeri sipil kadang tidak memahami tentang nomor induk pegawai. Sebenarnya apa dan bagaimana ketentuan tentang Nomor Induk Pengawai Negeri Sipil. Berikut dikutip dari sumber :http://www.bkn.go.id/in/peraturan/pedoman/pedoman-pegawai/pegawai-cpns.html, dijelaskan perihal nomor induk pegawai negeri sipil.

Pemberian Nomor Induk Pegawai (NIP)

  • Nomor induk pegawai (NIP) diberikan kepada setiap Pegawai Negeri Sipil termasuk calon Pegawai Negeri Sipil.
  • Fungsi NIP adalah sebagai berikut:
  1. Sebagai nomor identitas Pegawai Negeri Sipil.
  2. Sebagai nomor pensiun
  3. Sebagai nomor asuransi social Pegawai Negeri Sipil (atau nama lain yang ditetapkan dengan peraturan perundang-undangan.
  4. Sebagai dasar penyusunan dan pemeliharaan tata usaha kepegawaian yang teratur
  • NIP hanya berlaku selama yang bersangkutan menjadi Pegawai Negeri Sipil, atau dengan perkataan lain, NIP dengan sendirinya tidak berlaku lagi apabila yang bersangkutan sudah berhenti sebagai Pegawai Negeri Sipil, Kecuali untuk kepentingan pension dan ansuransi social Pegawai Negeri Sipil.
  • Apabila yang bersangkutan berhenti sebagai Pegawai Negeri Sipil, maka NIPnya tidak dapat digunakan untuk Pegawai Negeri Sipil lain.
  • Pegawai Negeri Sipil yang pindah antar instansi Pemerintah atau ditugaskan kepada instansi lain tetap menggunakan NIP yang telah ditetapkan baginya.
  • Pegawai Negeri Sipil yang diberhentikan sebagai Pegawai Negeri Sipil dengan hak pensiun, apabila kemudian diangkat kembali menjadi Pegawai Negeri Sipil, tetap menggunakan NIP yang telah ditetapkan baginya.
  • Pegawai Negeri Sipil yang diberhentikan sebagai Pegawai Negeri Sipil tanpa hak pensiun, apabila kemudian diangkat kembali menjadi Pegawai Negeri Sipil, tetap menggunakan NIP yang telah ditetapkan baginya Read the rest of this entry »

PP 48 Tahun 2005

Berikut adalah peraturan pemerintah tentang Pengangkatan Tenaga Honorer menjadi PNS. PP 48 Tahun 2005

KUMPULAN PERATURAN PENDIDIKAN

Sebagai seorang pendidik seringkali dihadapkan pada permasalahan yang berhubungan dengan peraturan-peraturan pendidikan. Baik melalui permasalahan yang dihadapi diri sendiri ataupun permasalahan yang datang dari luar dirinya. Sebagai seorang pendidik harus mampu memberikan jawaban yang tepat. Untuk mencari jawaban terhadap permasalahan tentang peraturan pendidikan dan peraturan lainnya seorang pendidik harus memiliki kemampuan dan menyediakan sumber jawaban yang tepat. Berikut ini saya link Kumpulan Peraturan

Konsep Dasar Otomatisasi Perkantoran

Mengajarkan konsep tentang otomatisasi Perkantoran menjadi masalah yang berat, bagi  dosen yang belum memahami pengetahuan otomatisasi perkantoran secara mendalam. Mata kuliah otomatisasi perkantoran di Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran awalnya adalah gabungan dari beberapa kumpulan pengetahuan tentang manajemen perkantoran. Untuk mempermudah dalam mempelajari pengetahun manajemen perkantoran secara komprehensif maka disepakati untuk ditemukan satu mata kuliah yang terpadu. Maka melalui revisi kurikulum di Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran disepakati dikembangkan mata kuliah Otomatisasi Perkantoran.

Konsep dasar dan pengertian tentang otomatisasi banyak didefinisikan oleh banyak ahli, namun sangat beragam, sehingga melalui pengajaran MK ini disajikan beberapa pengertain otomatisasi perkantoran berdasarkan kapita selekta dari berbagai sumber.

Berikut beberapa pengertian otomatisasi Perkantoran:

1. Otomatisasi Perkantoran

REGISTRASI ALUMNI

Dalam rangka menjalin silaturrahmi dan komunikasi antar alumni Pendidikan Manajemen Perkantoran. Mohon kesediaanya untuk melakukan registrasi alumni. Form isian ada di web resmi Program Studi Pendidikan Manajemen perkantoran dengan alamat: http://manper.upi.edu/web.php?nav=dafalumni

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MANAJEMEN PERKANTORAN

Perencanaan Pembelajaran Manajemen Perkantoran adalah Mata Kuliah wajib Program Studi Manajemen Perkantoran. Mata kuliah ini diberikan untuk memberikan bekal pada mahasiswa dalam bidang perencanaan Pembelajaran terutama pada bidang Manajemen Perkantoran.  Mata kuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa calon guru untuk memahami dan menguasai bagaimana membuat perencanaan pembelajaran dalam manajemen perkantoran.

Mata kuliah ini merupakan mata kuliah lanjut pada program S1 Pendidikan Manajemen Perkantoran, yang merupakan matakuliah wajib. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu membuat perencanaan pembelajaran dalam manajemen perkantoran.  Mata kuliah ini mempelajari Konsep perencanaan pengajaran, Kurikulum berbasis kompetensi, konsep KTSP, kurikulum SMK, silabus dan SAP, konsep standar kompetensi; satpel dan renpel; manajemen pengajaran; pembelajaran quantum learning; E- Learning; standar nasional SMK; sertifikasi guru. Pelaksanaan kuliah menggunakan pendekatan ekspositori dalam bentuk ceramah dan tanya jawab yang dilengkapi dengan penggunaan LCD, OHP, dan pendekatan inkuiri yaitu penyelesaian tugas, penyusunan dan penyajian makalah, diskusi dan pemecahan masalah. Tahap penguasaan mahasiswa selain evaluasi melalui UTS dan UAS juga evaluasi terhadap tugas, penyajian dan diskusi hasil observasi lapangan

Silabus Lengkap downlod di sini

SAP donwload di sini

SEJARAH NETWORK PLANNING

Perkembangan teknologi dan informasi telah membawa dampak pada perubahan yang sangat mendasar dalam berbagai bidang. Perubahan  dalam berbagai bidang kehidupan harus diikuti oleh strategi dan teknik dalam berbagai bidang pula. Dalam bidang perencanaan sebuah kegiatan, para ahli telah berusaha untuk menemukan cara yang paling praktis dan efisien untuk mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi manusia.  Salah satu diantaranya mengenai cara dalam membuat perencanaan.  Kini dikenalkan istilah Network Planning. Network Planning adalah sebuah cara atau teknik yang sangat membantu dalam sebuah perencanaan, penjadwalan dan pengawasan sebuah pekerjaan proyek yang terdiri dari beberapa pekerjaan yang saling berhubungan.Semenjak tahun 1950, network planning ini telah mulai dikembangkan di Amerika Serikat (US).

Berikut saya link sejarah network planing: network-planning-pada-pekerjaan.html. Untuk memudahkan dalam mempelajari berikut saya tampilkan Power Point Sejarah Network Planning.